Setiap lembaga pendidikan yang besar selalu berawal dari sebuah cita-cita mulia. Demikian pula Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Fityah Pekanbaru, yang lahir dari semangat dan kepedulian para tokoh masyarakat terhadap pentingnya menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa.
Cikal bakal berdirinya SDIT Al Fityah dimulai dengan berdirinya Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (YPPSDI) Al Fityah pada 21 Juni 1993, bertepatan dengan 1 Muharram 1414 Hijriah. Yayasan ini didirikan berdasarkan Akta Notaris Syawal Sutan Nomor 31 Tahun 1993 sebagai landasan hukum dalam mengembangkan pendidikan dan pembinaan sumber daya insani yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Gagasan besar tersebut dipelopori oleh tiga tokoh pendiri, yaitu:
Achmad Masfuri, Ak.
Teten Kustiawan, Ak.
Nurdin, S.E., Ak.
Ketiga tokoh tersebut meletakkan fondasi awal bagi lahirnya Al Fityah. Meskipun pada masa itu proses pembelajaran belum dapat dilaksanakan karena berbagai keterbatasan, semangat untuk mewujudkan sebuah sekolah Islam yang berkualitas tidak pernah surut.
Memasuki tahun 2000, estafet perjuangan dilanjutkan oleh sejumlah tokoh yang memiliki visi yang sama untuk membangun lembaga pendidikan Islam terpadu di Kota Pekanbaru. Mereka adalah:
Alfatmi
Syamsurijal Salim
Selamet
Kofa Bakti Suprayitno
Dengan semangat kebersamaan, para tokoh dari berbagai latar belakang tersebut menyatukan tekad untuk merealisasikan impian yang telah dirintis sejak tahun 1993. Saat itu, aset yang dimiliki hanyalah akta pendirian yayasan. Belum ada gedung sekolah, fasilitas pembelajaran, maupun sarana pendukung lainnya. Namun keterbatasan tersebut tidak menghalangi langkah mereka untuk terus bergerak.
Pada tahun 2001, melalui musyawarah dan komitmen bersama, diputuskan untuk membangun gedung sekolah pertama. Pembangunan dilakukan dengan dana sekitar Rp80.000.000, yang sebagian besar berasal dari pinjaman para dermawan dan donatur yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Islam. Selain itu, lahan seluas kurang lebih 2.424 meter persegi diperoleh melalui pembelian dan dukungan masyarakat dalam bentuk wakaf serta infak. Semangat gotong royong inilah yang menjadi fondasi kuat berdirinya SDIT Al Fityah.
Dari awal yang sederhana tersebut, SDIT Al Fityah mulai membuka pintunya bagi anak-anak yang ingin memperoleh pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam. Sejak saat itu, peserta didik menjadi pusat dari seluruh proses pendidikan. Setiap program dan kegiatan dirancang untuk mengembangkan potensi anak secara menyeluruh, baik dari aspek intelektual, spiritual, emosional, sosial, maupun keterampilan hidup.
Berlokasi di Jalan HR. Soebrantas – Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kota Pekanbaru, SDIT Al Fityah terus berkembang menjadi salah satu sekolah Islam terpadu yang dipercaya masyarakat. Berbagai inovasi pembelajaran, pembinaan karakter Islami, penguatan hafalan Al-Qur'an, pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik, serta sinergi yang erat antara sekolah dan orang tua menjadi bagian dari perjalanan panjang sekolah dalam mencetak generasi terbaik.
Lebih dari tiga dekade sejak yayasan berdiri, SDIT Al Fityah tetap berpegang teguh pada cita-cita para pendirinya, yaitu menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Hingga hari ini, SDIT Al Fityah Pekanbaru terus tumbuh dan berinovasi sebagai sekolah yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pendidikan karakter Islami. Dengan dukungan yayasan, tenaga pendidik yang profesional, orang tua, alumni, dan masyarakat, SDIT Al Fityah berkomitmen untuk terus menjadi rumah belajar yang menginspirasi, membentuk pemimpin masa depan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.